Beberapa Fakta Menarik Serta Manfaat Dari Kalsium
Kalsium adalah mineral yang amat penting bagi manusia, antara lain bagi metabolisme tubuh, penghubung antar saraf, kerja jantung, dan pergerakan otot.
Apakah Anda tahu, dalam tubuh manusia kandungan kalsium yang paling besar terletak pada tulang dan gigi sebanyak 99% ? Lalu dimanakah 1% sisanya ? Sisanya tersimpan menyebar pada organ tubuh lainnya seperti dalam cairan tubuh, darah dan juga otot.
Kekurangan kalsium mulai dialami ketika seseorang berusia di atas 20 tahun sekitar 1% setiap tahunnya. Hal ini terus berlanjut di atas usia 50 tahun, saat itu kalsium yang hilang sekitar 30%. Bahkan di atas usia 70 tahun tubuh mengalami defisiensi kalsium sekitar 50%. Kekurangan kalsium juga sering dialami oleh wanita hamil dan menyusui.
Kebutuhan Kalsium dalam Tubuh
Oleh karena itu kebutuhan kalsium setiap orang berbeda-beda berdasarkan usia bahkan jenis kelamin. Juga beberapa kondisi tertentu seperti wanita hamil dan menyusui. Berdasarkan rumusan dalam Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi, angka kebutuhan kalsium dapat diklasifikasikan sebagai berikut:- 300 mg untuk anak di bawah 0-6 bulan
- 400 mg untuk anak di bawah 7-12 bulan
- 500 mg untuk anak 1-5 tahun dan 6-9 tahun
- 500-700mg mg untuk dewasa
- Angka kecukupan kalsium dewasa ditambah lagi 400 mg untuk wanita hamil dan menyusui
Kalsium merupakan zat yang sangat penting untuk tubuh manusia. Untuk itu, asupan kalsium kedalam tubuh harus diperhatikan. Nah, berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa fakta mengenai kalsium yang perlu Anda ketahui.
Kalsium memiliki banyak manfaat
- Pembentukan dan pemeliharaan tulang dan gigi. Anak-anak membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi mereka. Jika kekurangan kalsium, dapat mengakibatkan pertumbuhan tulang anak tidak sempurna dan menderita penyakit rickets. Orang dewasa membutuhkan kalsium untuk terus-menerus meremajakan sistem tulang dan giginya. Mineral di tulang dan gigi kita tergantikan 100% setiap tujuh tahun sekali.
- Melancarkan fungsi otot, otak, dan sistem syaraf. Otot, otak, dan sistem syaraf membutuhkan kalsium agar berfungsi optimal. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan kejang otot dan gangguan fungsi otak dan syaraf.
- Mencegah osteoporosis. Bila tidak mendapat cukup kalsium dari makanan, tubuh akan mengambilnya dari “bank kalsium” pada tangan, kaki, dan tulang panjang lainnya. Kekurangan konsumsi kalsium dalam waktu lama akan mengakibatkan tubuh mengambilnya langsung dari tulang-tulang padat. Hal ini mengakibatkan tulang keropos dan mudah patah (osteoporosis). Jika seorang wanita dari umur 20 tahun setiap harinya mengonsumsi kalsium 400 mg lebih rendah daripada yang dibutuhkan, pada umur 55 tahun tulangnya keropos 1/3 bagiannya.
- Penyimpanan glikogen. Kalsium berperan dalam proses penyimpanan glikogen. Jika tidak ada kalsium, tubuh akan merasa lapar terus-menerus karena tidak dapat menyimpan glikogen.
Terlalu banyak mengonsumsi kalsium pun tidak bagus untuk tubuh
Tubuh tidak dapat menyerap kalsium bila tidak memiliki cukup magnesium dan fosfor. Magnesium dan fosfor mengubah bentuk kalsium sehingga dapat diserap tubuh. Kalsium dan magnesium diedarkan oleh tubuh melalui albumin dalam darah. Terlalu banyak kalsium akan membuat magnesium terdesak dari albumin sehingga tidak tersalurkan lewat darah dan tubuh akan kekurangan magnesium.Jika tidak cukup mendapat magnesium, ginjal tidak dapat memproses kalsium sehingga dapat terjadi endapan batu ginjal. Selain fosfor dan magnesium, vitamin D, zinc dan zat besi juga diperlukan dalam pengolahan kalsium dan dapat terdesak peranannya oleh kalsium yang berlebihan. Konsumsi kalsium, magnesium, fosfor, vitamin D, zinc dan zat besi harus berimbang agar tubuh tetap sehat.
Perlu diketahu bahwa minum berlebihan dan olahraga berat dapat membuang kalsium dan magnesium dari tubuh. Tambahkan konsumsi kalsium setelah bekerja dan berolahraga berat. Selain itu, tambahan suplemen kalsium biasanya tidak dibutuhkan jika konsumsi harian Anda cukup mengandung makanan yang kaya kalsium. Berikut ini beberapa porsi makanan dan kandungan kalsiumnya.
- Susu satu cangkir (350 mg)
- Segelas jus jeruk (290 mg)
- Satu kerat keju (200 – 250 mg)
- Sepotong pizza (230 mg)
- Sekaleng sarden (185 mg)
- Setangkup es krim (90 mg)
- Secangkir brokoli (76 mg)
- Sepotong besar tahu/tempe (258 mg)
0 comments:
Post a Comment
Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>