Membahas Tentang Tips dan Trick Kesehatan Beserta Segala Macam Jenis Penyakit

Gangguan Saat Menstruasi Dan Tips Menghindarinya

Artikel terkait : Gangguan Saat Menstruasi Dan Tips Menghindarinya

Menstruasi merupakan hal yang terjadi pada setiap wanita. Hal ini disebabkan oleh perubahan yang terjadi secara berkala pada tubuh wanita akibat hormon reproduksi pada wanita remaja sampai menopause. Sebagian wanita ada yang mengalami gangguan menstruasi dan ada yang tidak.

Gangguan Saat Menstruasi Dan Tips Menghindarinya
Gangguan Saat Menstruasi Dan Tips Menghindarinya

Siklus menstruasi yang biasa terjadi pada wanita adalah 28 hari, 21 hari, sampai 30 hari. Namun, hal tersebut bergantung pada kesuburan tiap wanita sehingga terdapat perbedaan siklus antara wanita yang satu dengan wanita yang lainnya.

Fase Siklus Menstruasi

Pada siklus menstruasi, terdapat beberapa fase yang merupakan langkah-langkah untuk sampai pada tahap menstruasi. Tahapan tersebut adalah sebagai berikut :

Fase Menstruasi

Fase menstruasi yakni tahap pada saat dinding rahim mengeluarkan darah yang disebabkan oleh kadar hormon seks di dalam tubuh yang terjadi pada hari kesatu sampai hari ketujuh.

Fase Pra-Ovulasi

Fase pra-ovulasi yakni tahap pembentukan dan pematangan ovum yang diakibatkan oleh adanya peningkatan kadar hormon estrogen pada tubuh wanita. Tahap ini terjadi pada hari ketujuh sampai hari ke-13.

Fase Ovulasi

Fase ovulasi yakni tahap masa subur yang terajdi karena sel telur telah matang untuk dibuahi. Tahap ini disebut juga masa subur yang dialami pada 14 hari sebelum menstruasi. Pada tahap ini, wanita akan mudah mengalami kehamilan.

Fase Pasca-Ovulasi

Fase pasca-ovulasi yakni tahap kemunduran ovum yang terjadi karena adanya peningkatan kadar progesteron dalam tibuh sehingga endometrum lebih tebal dan siap untuk menerima embrio yang berkembang. Hormon seks pada masa ini akan meningkat jika tidak terjadi fertilisasi.

Untuk menentukan masa subur pada wanita, diperlukan beberapa langkah seperti menentukan perubahan periode menstruasi, perubahan lendir leher rahim, dan perubahan suhu basal pada tubuh.

Keluhan pada Saat Menstruasi

Beberapa keluhan biasanya muncul saat masa datang bulan, dengan gejala berupa sakit atau mulas pada bagian bawah perut, sakit saat buang air kecil, tubuh terasa lemas, demam, pusing atau sakit kepala, keputihan, peradangan pada vagina, gatal-gatal pada kulit, perubahan psikologis, nyeri pada bagian payudara, bau badan yang kurang enak, dan suara yang kurang baik.

Sebagian wanita juga sering mengalami nyeri yang berlebihan pada saat menstruasi. Hal ini bisa ditanggulangi dengan memperbanyak minum air putih karena kekurangan cairan pada tubuh akan membuat rasa nyeri semakin terasa. Minumlah air hangat agar aliran darah menjadi lancar dan menstruasi pun tidak terasa sakit.

Selain itu, Anda juga bisa meminum ramuan tradisional seperti air jahe, kunyit, dan susu yang hangat untuk meningkatkan peredaran darah ditubuh. Setelah itu, hangatkan tubuh bagian perut dengan handuk hangat atau air panas yang dimasukkan ke dalam botol. Hal ini akan memberikan rasa nyaman pada bagian perut yang sakit atau mulas.

Hindari mengonsumsi minuman kafein dan soda yang akan membuat peredaran menjadi tidak lancar dan rasa sakit pada bagian perut dan pinggang semakin meningkat. Lakukan juga olahraga ringan untuk membuat tubuh lebih fresh.

Beberapa Jenis Gangguan Saat Menstruasi

Sebagian wanita juga pernah atau mungkin sering mengalami gangguan yang membuat tubuh terasa tidak nyaman. Gangguan tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:

Amenore

Amenore merupakan gangguan pada wanita dengan tidak adanya menstruasi. Hal ini bisa terjadi pada wanita remaja maupun dewasa akibat gangguan hormon atau gangguan pertumbuhan.

Rendahnya hormon pelepas pengatur siklus haid akan sangat terlihat pada wanita yang mengalami stres, anoreksia, penurunan berat badan yang cukup signifikan, melakukan olahraga yang berat, penggunaan pil KB, dan kelainan pada rahim.

Sindrom PMS

Pramenstruasi atau sering disebut PMS merupakan hal yang sering terjadi pada wanita, seperti perubahan fisik, emosi, dan tingkah laku yang biasanya terjadi pada waktu seminggu sebelum menstruasi. Gejala tersebut meliputi hal-hal berikut ini:
  • Pembengkakan payudara 
  • Perubahan psikologis sehingga mudah tersinggung, marah, dan labil 
  • Penurunan libido 
  • Munculnya jerawat pada bagian tubuh tertentu 
  • Terjadi keram perut 
  • Sakit kepala dan persendian 
  • Susah tidur 
  • Susah buang air besar 

Dismenore

Gangguan ini menjadikan wanita mengalami kesakitan saat menstruasi. Nyeri yang hebat bisa terjadi pada bagian perut bawah sampai ke bagian punggung dan paha.

Nyeri ini biasanya disertai juga dengan keram perut yang berlebihan sehingga terjadi dalam waktu yang cukup lama, yakni hari pertama sampai hari ketiga menstruasi. Gangguan saat menstruasi ini bisa terjadi karena adanya suatu penyakit.

Anda bisa konsultasi ke dokter kandungan untuk mengetahui faktor penyebabnya dan mendapatkan penanganan sejak dini sebelum terjadi hal-hal lain seperti munculnya penyakit pada rahim.

Menogaria

Gangguan saat menstruasi ini terjadi dengan munculnya perdarahan secara berlebihan sehingga melebihi kapasitas menstruasi normal atau wajar. Hal ini bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan jumlah hormon estrogen dan progesteron yang memicu endometrium untuk terus terbentuk.

Proses ini jika terjadi secara terus menerus maka pendarahan pun akan terjadi secara terus menerus. Hal ini juga bisa disebabkan oleh adanya penyakit tertentu seperti infeksi pada rahim, vagina, penyakit darah, dan gangguan tiroid.

Perdarahan Abnormal

Gangguan ini muncul pada periode antara periode menstruasi, perdarahan setelah melakukan hubungan seks, dan perdarahan pada saat seorang wanita telah menempuh masa menopause. Perdarahan ini bisa disebabkan oleh usia, atau penyakit lain yang berhubungan dengan kesehatan rahim.

Tips Menghindari Gangguan Saat Menstruasi

Untuk bisa menghindari gangguan-gangguan yang telah disebutkan di atas, Anda bisa melakukan pola hidup yang sehat dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini:
  • Olahraga yang teratur untuk melancarkan peredaran darah. Olahraga yang dilakukan bisa berupa lari-lari kecil, bersepeda, senam, yoga, meditasi, dan berenang. 
  • Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Hindari makanan yang mengandung lemak yang berlebihan, serta makanan yang sulit dicerna seperti halnya junk food atau mie instan. 
  • Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Kedua jenis makanan tersebut sangat baik untuk memperlancar metabolisme sehingga Anda akan terhindar dari PMS berupa sembelit menjelang waktu menstruasi. 
  • Minum air putih sebanyak yang diperlukan. Air putih merupakan hal yang penting untuk dikonsumsi demi menjaga kadar cairan di dalam tubuh sehingga tubuh tetap dalam keadaan sehat meskipun sedang menstruasi. 
  • Hindari mengonsumsi obat-obatan dan alkohol. Meskipun beberapa orang bisa mengatasi rasa sakit dengan mengonsumsi obat-obatan dan alkohol, namun sebaiknya kedua hal tersebut dihindari karena akan sangat berdampak buruk ada kelangsungan kesehatan rahim Anda. 

Selain hal-hal di atas, Anda juga perlu menjaga daerah kewanitaan agar senantiasa terhindar dari bakteri dan jamur. Gunakan pembalut yang mengandung antibakteri, serta gantilah pembalut minimal dua kali dalam sehari.

Hindari penggunaan handuk secara bersamaan dengan siapa pun untuk mencegah jamur dan bakteri masuk ke dalam tubuh dan alat kewanitaan Anda.

Jangan pula melakukan hubungan seksual pada masa menstruasi karena hal tersebut akan membuat luka pada saluran rahim dan menyebabkan infeksi serta peradangan yang membuat gangguan saat menstruasi bisa muncul kapan saja.

Artikel Kesehatan Kita Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>

Copyright © Kesehatan Kita All rights reserved | Design by OnlinePlus - Tips Blogging & Blogger